Cerewetnya Orangtua

Semenjak mulut ini lebih sering bilang 'jangan' lalu dilanjutkan nasihat beruntun ke anak. Saat itu pula menyadari peran orangtua yang natural muncul adalah cerewet ke anaknya.

Dulu sering sekali ngedumel, kalau diingatkan soal shalat, belajar, makan, dan tentunya jangan sering main pees. Bener-bener bikin kesel~

Seiring waktu berjalan, terlebih-lebih hampir 10 tahun lebih merantau, jarang banget tinggal serumah. Ternyata cerewet itu yang dirindukan. Sangat rindu...

Maka, setelah 6 bulan terakhir ini bisa membersamai kedua orangtua lagi, kalau dicerewetin soal rumah yang engga rapih, anak engga dimandiin, hingga soal shalat tepat waktu (yang sejak kecil engga capeeek keluar nih nasihat). Diri ini akan seneng, senyum, dan akan berkata iya -walaupun masih ngedumel dikit 🤣.

Percaya tidak percaya... perlahan kita terus berlomba dengan garis finish waktu. Cerewet itu adalah nikmat tak terhingga, jangan menyesal karena egonya diri sendiri.

Forever love to my dad and my mom in the world and the heaven (amin).


#2of365 #2024

Komentar

Postingan Populer